Beranda | Sejarah | Tata Gereja | Logo | Bagan Organisasi | Data Pelayan  Master Plan HKI | GBP3 | Departemen StatistikKomite HIV/AIDS | Download | Alkitab Online| Hubungi HKI
Rabu, 08 September 2010

Tahun 2010 - Tahun Pekabaran Injil (MARTURIA)

MASTER PLAN

Pendahuluan

Tuhan Yesus berkata” Sebab siapakah diantara kamu yang kalau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?.”(Lukas, 14: 28)

Atau, raja manakah yang kalau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang?. ( Lukas, 14: 31)

Berangkat dari pesan dan gambaran yang disampaikan oleh Tuhan Yesus Kristus pada saat banyak orang berduyun-duyun mengikuti-Nya pada saat perjalanan-Nya, kami – setelah mendapat perintah dari Majelis Pusat HKI - mencoba memberikan pemikiran untuk membuat Master Plan atau Rencana Induk ini. Untuk itu kami terlebih dahulu melakukan beberapa kali pertemuan dan rapat untuk menganalisa tentang apa yang menjadi isi dan muatan dari Rencana Induk/Master Plan ini. Hasilnya dirangkum, ditulis, dibahas dengan seksama untuk dipertimbangkan, apakah dapat dilaksanakan kelak. Setelah itu hasil rancangan itu disampaikan kepada Majelis Pusat HKI untuk disahkan menjadi bahan di Sinode Am HKI ke-56 dan kalau sinode menerimanya, itu akan diterbitkan dan dibuat menjadi buku pedoman kerja dan pelayanan bagi para pelayan gereja HKI (mulai Pimpinan Pusat, Majelis Pusat, pendeta, guru jemaat, bibelvrouw, evangelist dan sintua atau diaken atau pelayan lainnya) yang sedang terlibat atau yang akan terlibat dalam penguatan, pengembangan, pembangunan dan pelestarian gereja yang kita cintai, Huria Kristen Indonesia. Dengan demikian harapan kita, HKI menjadi gereja yang semakin mandiri, kuat, dan mampu mengamalkan dan membagi-bagikan keselamatan yang dianugerahkan Yesus Kristus itu bagi umat manusia seperti yang dinyatakan dalam visi dan misi HKI.

Disamping itu ada beberapa pesan pernyataan dari para ahli yang perlu kita simak seperti dikutip di bawah ini:

“Success doesn’t come the way you think it does,it comes from the way you think!”
Robert Schuller

Seperti yang disampaikan oleh Robert Schuller di atas bahwa ”keberhasilan itu bukan datang dengan sendirinya menghampiri anda, tetapi keberhasilan itu datang atau dapat dicapai melalui bagaimana cara anda berpikir”. Jelas bahwa dengan kemampuan memikirkan dan membuatnya menjadi rencana dan program kerja yang dapat diukur, dilaksanakan, dikendalikan dan diselesaikan secara bertahap atau bersama-sama, keberhasilan itu akan dapat diraih, yang tentu saja dengan persetujuan Tuhan Allah dalam Yesus Kristus sebagai kepala gereja. Untuk itu diperlukan kesatuan tekad dan kemauan seluruh komponen dan unsur pimpinan pusat, pimpinan daerah, pimpinan resort, pimpinan jemaat, para pelayan dan anggota jemaat untuk mensukseskan pelaksanaan Master Plan/Rencana Induk ini dengan cara me-ngoptimalisasikan seluruh kapasitas yang ada. Sebab tujuan utama Master Plan ini adalah untuk kemajuan dan perkembangan Huria Kristen Indonesia.
Untuk mencapai tujuan penyusunan Master Plan ini, di sini akan dipaparkan :

Kebijakan Dasar, menguraikan mengapa harus HKI harus menyusun Master Plan-nya, dipaparkan juga Kerangka Kerja penyusunannya yaitu untuk mengetahui bahwa penyusunannya menggunakan alur kerja dengan sistem berfikir yang sistematis, serta Dasar Hukum yang dimiliki oleh tim dalam penyusunan Master Plan ini.
Pada Bab Pertama, diuraikan profil dan informasi umum tentang Huria Kristen Indonesia mulai dari Visi, Misi, Nilai, Kultur, Tujuan Strategis hingga sejarah dan fasilitasnya.
Bab II; memaparkan tentang analisa Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman (disebut analisa SWOT) yang akan dihadapi oleh HKI sekarang dan kedepan.
Selanjutnya Bab III, merupakan hasil analisis Produk Layanan yang dipunyai HKI.
Analisis Segmentasi Dan Peta Jemaat di bahas pada bab IV dengan menggunakan forecasting trends dengan asumsi konservatif, hal ini dilakukan untuk mendekatkan pada jumlah personil yang dipunyai HKI saat ini, karena data yang ada di Almanak tidak menggambarkan data jemaat yang sebenarnya saat ini.
Bab V, adalah mengenai rencana pengembangan jemaat-jemaat HKI. Hal ini kami melakukan target-target yang akan dicapai oleh seluruh pelayan HKI, hal ini harus dicapai secara bertahap untuk kelangsungan dan perkembangan HKI.
Pada Bab VI, membahas tentang Pengembangan Pelayanan yaitu menetapkan langkah-langkah proses, ongkos pengembangan SDM para pelayan HKI.
Di Bab VII, menggambarkan Rencana Manajemen dalam rangka menempuh pelaksanaan program-program yang akan dilaksanakan secara bertahap, terukur dan berkesinambungan serta disesuaikan dengan kekuatan yang ada mulai dari pusat hingga di jemaat – jemaat HKI seluruh Indonesia.
Master Plan ini mempunyai Lampiran-lampiran yaitu dalam bentuk tabel-tabel.

Kami sangat menyadari keterbatasan kemampuan, waktu, data, dan dukungan finansiil yang sangat minim serta hal-hal lain yang diperlukan dalam penyusunan Master Plan yang selengkap-lengkapnya, team menilai hasil penyusunan ini sebagai Preliminary Master Plan HKI untuk jangka waktu 25 tahun dan tim memberikan rekomendasi-rekomendasi demi penyempurnaan pembuatan Master Plan berikutnya.
 

[]
 

PA. Zarfat HKI  | Web Blog Majalah 

Copyright 2007, HKI. Design by gratianet cybermedia