Beranda | Sejarah | Tata Gereja | Logo | Bagan Organisasi | Data Pelayan  Master Plan HKI | GBP3 | Departemen StatistikKomite HIV/AIDS | Download | Alkitab Online| Hubungi HKI
Sabtu, 04 September 2010

Tahun 2010 - Tahun Pekabaran Injil (MARTURIA)

New Page 1

KHOTBAH TAHUN BARU PUCUK PIMPINAN HKI

NATS : Ulangan 31:1-8. Epistel: Ibrani 12: 1-3.

 

Jemaat Tuhan yang terkasih dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat Tahun Baru.

Puji syukur kepada Allah Bapa yang telah menyeberangkan kita dari tahun lalu, tahun 2009, dan yang menuntun kita memasuki tahun 2010 ini. Kita belum mengetahui, apa yang akan terjadi pada tahun ini. Memperhatikan situasi kehidupan yang sulit, sebagai akibat dari apa yang disebut krisis ekonomi global, dan jenis penyakit yang melanda hidup manusia akhir-akhir ini, terkadang kita takut dan resah. Sepertinya, kita tidak berdaya. Akan tetapi, Tuhan, yang kita panggil Bapa, tidak pernah meninggalkan kita. Hari ini, Dia menyapa kita melalui nats ini dengan mengatakan:

JANGAN TAKUT DAN JANGAN GEMETAR.

1. Tuhan tidak pernah berhenti memimpin umatNya. Setelah kurang lebih 40 tahun Musa memimpin umat Israel, umat pilihan Allah, berjalan menuju Tanah Kanan, Tanah Perjanjian, setelah keluar dari perhambaan di Mesir, berfirmanlah Allah kepadanya:”Sungai Yordan ini tidak akan kau seberangi” (ayat 2). Atas dasar Firman Tuhan ini, Musa mempersiapkan bangsa itu melanjutkan perjalanan mereka dan memasuki Tanah Kanan, Tanah Perjanjian itu. Musa mengumpulkan umat itu dan berkata kepada mereka:”Aku sekarang berumur seratus dua puluh tahun; aku tidak dapat giat lagi, dan Tuhan telah berfirman kepadaku: sungai Yordan ini tidak akan kau seberangi” (ayat 2). Musa mengatakan, bahwa waktunya telah tiba. Dia tidak bisa lagi bersama dengan bangsa itu melanjutkan perjalanan. Dia harus tinggal. Akan tetapi, Tuhan Allah tidak pernah berhenti memimpin mereka, walaupun Musa tidak bersama dengan mereka lagi. Musa mengatakan:”Tuhan Allahmu, Dialah yang akan menyeberang di depanmu”(ayat 3). Saudara-saudaraku yang terkasih. Kita sudah melewati satu lagi tahun. Sebahagian dari yang kita kasihi telah ”berhenti” pada tahun yang lalu. Mungkin, sebahagian dari mereka adalah pemimpin kita; Pemimpin di tengah-tengah keluarga, atau pemimpin di tengah-tengah perusahaan, atau pemimpin dalam kelompok atau persekutuan tertentu. Seperti Musa dalam nats ini, tidak ikut lagi melanjutkan perjalanan bersama dengan bangsa Israel, demikian juga mereka, tidak ikut lagi melanjutkan perjalanan ini bersama dengan kita pada tahun 2010 ini. Mereka ”telah mengakhiri pertandingan mereka (2 Tim 4:7). Telah tersedia bagi mereka mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan Tuhan kelak pada hariNya”(2 Tim 4:8). Dan, kepada kita yang masih melanjutkan perjalanan ini, berkat Tuhan tidak pernah berhenti. Dia, Tuhan kita yang menuntun kita menyeberangi tahun lalu, tahun 2009, dan Dia juga yang memimpin kita melanjutkan perjalanan kita pada tahun 2010 ini. Hari, minggu, bulan dan tahun berlalu; akan tetapi, berkat Tuhan atas hidup kita tidak pernah berlalu. Tuhan tidak pernah berhenti memimpin kita.

2. Pimpinan Tuhan atas UmatNya adalah sempurna. Tuhan tidak hanya memimpin bangsa itu menyeberangi sungai Yordan. Akan tetapi, secara terus-menerus memimpin bangsa itu berjalan menuju Tanah Kanan, Tanah Perjanjian itu. Tuhan mengangkat Yosua menjadi hamba-Nya menggantikan Musa memimpin bangsa itu atas nama Tuhan. Melalui kepemimpinan Yosua hamba-Nya itu, Tuhan memimpin bangsa itu sampai memasuki Tanah Perjanjian itu. Tuhan berfirman kepada Yosua melalui Musa:”Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkau akan masuk bersama-sama dengan bangsa ini ke negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyang mereka...dan engkau akan memimpin mereka sampai mereka memilikinya” (ayat 7). Dengan Firman-Nya ini, Tuhan menyatakan dengan sangat jelas, kesetiaan-Nya memimpin bangsa itu sampai di tujuan. Tuhan menugaskan Yosua untuk melaksanakan dua hal, yaitu: memimpin bangsa itu melanjutkan perjalanan, dan membagikan Tanah Pusaka itu, kepada setiap marga bangsa itu, menjadi milik mereka masing-masing, seperti yang dijanjikan Tuhan dengan sumpah kepada nenek moyang mereka. Untuk memampukan Yosua melaksanakan tugas itu, Tuhan memperlengkapinya dengan Firman-Nya. Tuhan berfirman kepada Yosua melalui Musa :”Kuatkan dan teguhkanlah hatimu”. Maksudnya, supaya Yosua di dalam melakasanakan tugas kepemimpinannya itu, senantiasa mengandalkan penyertaan dan kuat-kuasa Tuhan yang senantiasa setia menyertai Yosua dan umat yang dipimpinnya. Jemaat Tuhan yang terkasih.

TUHAN yang melepaskan umat bangsa Israel dari perhambaan Mesir dan yang memimpin mereka berjalan menuju Tanah Kanan, negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyang mereka, adalah juga TUHAN yang telah melepaskan kita dari perbudakan dosa, dari kegelapan, ke dalam terang TUHAN yang ajaib (1 Peterus 2:9), melalui penebusan Tuhan kita Yesus Kristus. TUHAN memimpin kita arak-arakan menuju ”Tanah Kanan” yang baru, yaitu Surga. Dalam arak-arakan ini, kita masih menghadapi banyak masalah dan kesulitan. Akan tetapi, melalui Firman TUHAN yang kita dengar hari ini, TUHAN menyatakan, bahwa tahun 2010 ini adalah Tahun Pengasihan TUHAN atas kita. Sebagaimana TUHAN berperang melawan musuh-musuh bangsa Israel dalam nats ini, demikian juga TUHAN berperang melawan musuh-musuh kita, membela kita dan menganugerahkan kemenangan atas kita. TUHAN menggembalakan kita, supaya kita jangan tersesat; menuntun kita ke ”rumput hijau dan air bening”, supaya kita jangan haus dan lapar. TUHAN berjalan di depan kita, TUHAN mendahului kita di dalam perjalanan kita. Pada saat kita melangkahkan kaki kita memasuki tahun 2010 ini, TUHAN memperlengkapi kita dengan Firman-Nya. Kepada kita masing-masing, pribadi-lepas pribadi, TUHAN berfirman:”Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, jangantakut dan jangan gemetar, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau”. Amin.

Pdt. Dr. B. Purba.

Ephorus HKI.

[redaksi]
 

PA. Zarfat HKI  | Web Blog Majalah 

Copyright © 2007, HKI. Design by gratianet cybermedia